Kesalahan Saat Menggunakan Mesin Spinner dan Cara Menghindarinya

25 Nov 2025 Penulis : Admin

Dalam industri pengolahan makanan, pengeringan atau proses penirisan merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas produk agar tetap renyah, bersih, dan memiliki daya simpan yang lebih baik. Salah satu alat yang banyak digunakan oleh pelaku usaha, terutama UMKM dan industri pengolahan, adalah mesin spinner. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan sistem putaran cepat untuk mengurangi kadar minyak atau air pada berbagai jenis bahan seperti keripik, sayur, olahan daging, maupun hasil gorengan.

Namun, masih banyak pengguna yang melakukan kesalahan dalam pengoperasian maupun perawatannya, sehingga membuat kinerja mesin kurang optimal. Artikel ini membahas secara detail kesalahan umum saat menggunakan mesin spinner serta cara menghindarinya, agar operasional tetap stabil, hasil tirisan lebih maksimal, dan umur pakai mesin jauh lebih panjang.

1. Overload Kapasitas Mesin Spinner

Salah satu kesalahan paling sering terjadi adalah memaksakan bahan terlalu banyak dalam satu kali proses. Setiap mesin spinner memiliki kapasitas tertentu, baik dari ukuran tabung maupun batas berat maksimal.

Dampak Overload pada Kinerja Mesin

  • Putaran mesin menjadi tidak stabil.

  • Hasil tirisan tidak merata karena bahan saling menumpuk.

  • Potensi kerusakan komponen meningkat akibat beban berlebih.

  • Getaran mesin lebih kuat dan mengurangi keamanan operasional.

Cara Menghindari Overload

  • Selalu sesuaikan jumlah bahan dengan kapasitas tabung.

  • Jika beban cukup banyak, lakukan proses penirisan secara bertahap.

  • Perhatikan petunjuk penggunaan mesin untuk mengetahui batas muatan ideal.

2. Penempatan Mesin Spinner Tidak Stabil

Getaran merupakan bagian dari cara kerja mesin spinner. Jika mesin diletakkan pada permukaan yang tidak rata, proses pengeringan dapat terganggu dan memperbesar risiko kerusakan.

Risiko Penempatan yang Tidak Rata

  • Mesin mudah bergeser selama operasi.

  • Putaran menjadi tidak seimbang.

  • Kualitas tirisan tidak konsisten.

  • Umur komponen lebih pendek akibat tekanan tidak merata.

Solusi Penempatan yang Benar

  • Gunakan permukaan yang kokoh, rata, dan tidak licin.

  • Jika lantai cenderung miring, tambahkan alas khusus untuk menjaga keseimbangan.

  • Pastikan area sekitar mesin tidak menghalangi sirkulasi udara.

3. Mengabaikan Standar Operasional Penggunaan Mesin

Beberapa pengguna langsung menyalakan mesin tanpa memahami prosedur atau karakteristik alat tersebut. Padahal setiap jenis mesin memiliki pengaturan kecepatan, fitur, dan sistem keselamatan yang perlu diperhatikan.

Dampak Penggunaan Tanpa SOP

  • Kesalahan dalam mengatur kecepatan putaran.

  • Hasil tirisan tidak maksimal atau terlalu lembap.

  • Potensi terjadinya overheat.

  • Pengoperasian yang tidak aman, terutama pada industri makanan yang memprioritaskan higienitas.

Tindakan Pencegahan

  • Biasakan membaca panduan teknis sebelum penggunaan pertama.

  • Pelajari pengaturan kecepatan dan mode operasi yang sesuai untuk setiap jenis bahan.

  • Gunakan bahan sesuai kategori, misalnya gorengan tidak dicampur dengan sayuran berair.

4. Membersihkan Mesin Spinner dengan Cara yang Salah

Banyak kasus kerusakan mesin terjadi karena proses pembersihan yang kurang tepat. Tumpukan minyak, residu air, dan serpihan bahan makanan dapat memengaruhi performa mesin.

Kesalahan Umum dalam Pembersihan

  • Membersihkan tabung dalam keadaan mesin masih panas.

  • Menggunakan bahan kimia keras yang merusak stainless steel.

  • Tidak mengeringkan bagian mesin setelah dicuci.

  • Mengabaikan area yang sulit dijangkau seperti dudukan tabung atau saringan.

Cara Membersihkan Mesin Spinner dengan Aman

  • lakukan pembersihan ketika mesin sudah dingin.

  • Gunakan air hangat dan sabun food-grade yang aman.

  • Pastikan tabung, tutup, dan komponen lain benar-benar kering sebelum digunakan kembali.

  • Cek secara berkala adanya sisa minyak atau kerak yang menempel.

5. Tidak Melakukan Perawatan Berkala

Seperti alat industri lainnya, mesin spinner membutuhkan perawatan agar tetap stabil. Mengabaikan perawatan akan menurunkan performa dan membuat komponen cepat aus.

Dampak Kurangnya Perawatan

  • Mesin bergetar lebih kuat dari biasanya.

  • Putaran tidak merata atau melambat.

  • Timbul suara gesekan yang tidak normal.

  • Hasil tirisan menjadi tidak konsisten.

Jadwal Perawatan yang Disarankan

  • Periksa kondisi bearing dan komponen penggerak setiap beberapa minggu.

  • Lumasi bagian-bagian tertentu sesuai rekomendasi teknisi.

  • Pastikan kabel, saklar, dan panel dalam kondisi baik.

  • Lakukan pengecekan menyeluruh secara berkala agar performa tetap optimal.

Baca jugaMesin Spinner: Rahasia Bikin Produk Lebih Kering dan Bermutu Tinggi

6. Mengabaikan Kualitas Bahan yang Diproses

Tidak semua bahan memiliki tingkat kelembapan yang sama. Beberapa bahan perlu dipotong lebih kecil atau dikeringkan terlebih dahulu untuk memastikan hasil terbaik.

Contoh Penggunaan yang Kurang Tepat

  • Memasukkan bahan yang terlalu basah hingga air menumpuk di bagian dasar.

  • Mencampur berbagai jenis bahan dalam satu proses.

  • Mengolah bahan dengan ukuran terlalu besar sehingga tidak seimbang saat berputar.

Cara Mengoptimalkan Kualitas Proses

  • Tiriskan bahan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke mesin.

  • Gunakan ukuran potongan yang konsisten.

  • Proses satu jenis bahan dalam satu siklus agar hasil lebih merata.

Kesimpulan

Menggunakan mesin spinner secara tepat tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga menjaga kualitas bahan yang diolah agar tetap optimal. Dengan memahami kesalahan umum seperti overload kapasitas, penempatan mesin yang tidak stabil, hingga perawatan yang terabaikan, pelaku usaha dapat memaksimalkan kinerja mesin dan menjaga stabilitas operasional. Penerapan kebiasaan penggunaan yang benar akan membantu menghasilkan tirisan yang lebih baik, meningkatkan produktivitas, serta membuat mesin bekerja lebih panjang dan efisien.


Tag

Post Terbaru

Komentar Terbaru

Respon Komentar

Tinggalkan Komentar

* Komentar akan ditampilkan bila disetujui